10 Nasehat LukmanuL Hakim Kepada Anaknya - RAGIL SAPUTRI

10 Nasehat LukmanuL Hakim Kepada Anaknya

10 Nasehat LukmanuL Hakim Kepada Anaknya
 1. Wahai Anakku yang kusayangi,..Ketahuilah sesungguhnya dunia ini bagaikan lautan yang       dalam, banyak manusia yang karam di dalamnya. Bila engkau ingin selamat, layarilah  lautan itu dengan sampan yang bernama taqwa, isinya iman dan layarnya adalah tawakkal     kepada Allah SWT.

2. Wahai anakku yang kusayangi .. Sesungguhnya orang-orang yang selalu menyediakan         dirinya untuk menerima nasihat, maka dirinya akan mendapat perjuangan dari Allah. Orang     yang insyaf dan sadar telah menerima kemuliaaan dari Allah.

3. Wahai anakku yang kusayangi ...Orang yang merasa dirinya hina dan rendah diri dalam         beribadah dan taat kepada Allah, maka dia bertawadhu' kepadaNya. Dia akan lebih taat         kepada allah dan selalu berusaha menghindari maksiat.


4. Wahai anakku yang kusayangi... Seandainya orang tuamu marah kepadamu(karena             kesalahanmu) maka marahnya orang tuamu itu adalah bagaikan pupuk bagi tanaman.

5. Wahai anakku yang kusayangi ... Jauhkanlah dirimu dari berhutang karena sesungguhnya     berhutang itu bisa menjadikan dirimu hina di waktu siang dan gelisah di waktu malam.

6. Wahai anakku yang kusayangi ..selalu berharap kepada Allah tentang segala sesuatu             yang  menyebabkan dirimu tidak durhaka kepada Allah. Takutlah kepadaNya dengan             sebenar takut, tentulah engkau akan terlepas sifat putus asa dari rahmat Allah SWT

7. Wahai anakku yang kusayangi ...Seorang pendusta akan lekas hilang air mukanya karena     tidak dipercaya orang dan seseorang yang telah bejat akhlaknya akan senantiasa                 melamunkan hal-hal yang tidak benar, ketahuilah memindahkan batu besar dari tempatnya     semula itu lebih mudah dari mengembalikan nama baik atau kehormatan.

8. Wahai anakku yang kusayangi ..Engkau telah merasakan betapa berat memindahkan batu     itu dan besi yang amat berat tetapi akan berat lagi dari semua itu, adalah apabila kamu         mempunyai tetangga yang jahat.

9. Wahai anakku yang kusayangi ...Janganlah sekali-kali engkau mengirimkan seorang yang     bodoh menjadi utusan. Jika tidak ada orang yang cerdas dan pintar, sebaiknya dirimu             sendiri yang menjadi utusan.

10.Wahai anakku yang kusayangi ...makanlah makanan bersama orang-orang yang bertakwa     dan musyawarahkanlah urusanmu dengan para alim ulama dengan cara memohon nasihat     kepadanya. 
Disqus Comment

Formulir Kontak